Jurusan Biologi FST UIN SGD Bandung Gelar Rapat Kerja 2026, Perkuat Sinergi Tridharma dan Kolaborasi Riset

Bandung – Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 pada 6 Februari 2026, di Bandung. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah pengembangan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan jurusan.
Rapat kerja diawali dengan penyampaian materi oleh Prof. Dr. Mohamad Agus Salim, Drs., MP. mengenai teknik penyusunan buku berbasis Artificial Intelligence (AI). Materi tersebut memberikan wawasan baru bagi para dosen dalam penguatan literasi akademik serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam publikasi ilmiah.


Agenda utama raker adalah pemaparan program kerja dari masing-masing Kelompok Keilmuan (KK), meliputi KK Ekologi, KK Botani, KK Mikrobiologi, KK Zoologi, dan KK Biologi Sel dan Molekuler. Seluruh hasil paparan kemudian dibahas dalam rapat pleno jurusan untuk disinergikan dengan program kerja strategis Jurusan Biologi tahun 2026.
Penguatan Kurikulum dan Pengembangan Akademik
Dalam bidang pendidikan dan pengajaran, sebagian besar KK menyampaikan bahwa struktur mata kuliah telah sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Namun terdapat beberapa penyesuaian, di antaranya pemindahan Mata Kuliah Parasitologi ke KK Zoologi sesuai bidang kajian, serta penghapusan Mata Kuliah Pilihan Ekofisiologi Hewan dalam kurikulum MBKM 2022.
KK Zoologi juga mengusulkan mata kuliah baru, yakni Kultur Jaringan Hewan, serta menginisiasi program webinar series “ZooTalk” yang akan diselenggarakan setiap tiga bulan. Sementara itu, KK Biologi Sel dan Molekuler merancang penguatan kompetensi mahasiswa melalui program literasi bioinformatika, pelatihan laboratorium (DNA/RNA, PCR, elektroforesis, GLP dan biosafety), scientific writing, hingga persiapan karier.
Kolaborasi dan Penguatan Riset
Dalam bidang penelitian, beberapa agenda strategis yang direncanakan antara lain:
- Penelitian bioenergi dan pemanfaatan limbah daun kayu putih sebagai briket oleh KK Ekologi.
- Kolaborasi konservasi tanaman langka bersama Tahura melalui teknik kultur jaringan.
- Penyusunan proposal penelitian kolaboratif untuk pendanaan eksternal oleh KK Botani.
- Integrasi riset lintas kelompok keilmuan oleh KK Biologi Sel dan Molekuler.
- Berdasarkan hasil kelulusan pendanaan Riset Indonesia Bangkit Kementerian Agama Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds Program (Mora the Air Funds) tahun 2025, dosen KK Zoologi akan mencanangkan penyediaan fasilitas Animal House untuk melakukan pengujian dengan memelihara hewan uji sehingga dapat mendukung riset dosen dan mahasiswa jurusan Biologi.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan reputasi riset jurusan sekaligus mendukung publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa.
Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Riset
Program pengabdian kepada masyarakat juga menjadi fokus utama. Beberapa rencana kegiatan meliputi:
- Pengolahan limbah organik dan ecoenzyme bagi masyarakat sekitar kampus.
- Program probiotik untuk sekolah-sekolah sekitar.
- Implementasi mikroalga, microgreens, duckweed, dan kompos berbasis BSF di lingkungan masyarakat dan pesantren.
- Aplikasi hasil riset zoologi dalam bidang pangan, lingkungan, dan medis.
Seluruh program dirancang agar berbasis hasil penelitian serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Komitmen Penguatan Tridharma
Ketua Jurusan Biologi, Dr. Ateng Supriyatna, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh sivitas akademika dalam memajukan jurusan. Ia menegaskan bahwa seluruh program yang telah dirumuskan akan disinergikan dengan rencana strategis jurusan guna memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Melalui Rapat Kerja 2026 ini, Jurusan Biologi FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi penelitian, serta menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan.

